Yogyakarta, Beritabicara.com – Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta kembali melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Pada prosesi Wisuda Periode V Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakir UII, Sabtu (27/6/2026).
Sebanyak 565 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan. Para wisudawan tersebut berasal dari 9 fakultas dengan lebih dari 65 program studi yang ada di lingkungan Universitas Islam Indonesia.
Di antara ratusan lulusan tersebut, nama Rizky Firnanda, putra kelahiran Desa Karang Mendapo, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, kembali mencuri perhatian.
Baca juga:
Rizky Firnanda Mahasiswa Asal Sarolangun Penerima Pin Emas dan Lulusan Terbaik di UII Yogyakarta
Untuk kedua kalinya, ia berhasil menerima PIN Emas Universitas Islam Indonesia sebagai Lulusan Berprestasi Akademik Terbaik, kali ini pada jenjang Program Magister.
Penghargaan bergengsi tersebut menjadi penanda atas konsistensi prestasi akademik yang berhasil dipertahankan Rizky sejak menempuh pendidikan sarjana hingga magister di kampus yang dikenal sebagai salah satu kampus Islam terbaik di Indonesia tersebut, dan telah banyak melahirkan tokoh-tokoh bangsa, sebut saja Prof Mahfud MD, Artidjo Alkostar dan nama terkemuka lainnya.
Rizky menuntaskan studi magisternya hanya dalam waktu 1 tahun 7 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 dan predikat Summa Cumlaude.
Tidak hanya unggul dalam capaian akademik, selama masa studi ia juga menunjukkan produktivitas yang tinggi melalui publikasi 34 karya ilmiah dalam bentuk artikel jurnal nasional maupun internasional, serta menghasilkan 2 buku ber-ISBN sebagai bagian dari kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Islam Indonesia, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., yang baru dilantik sebagai Rektor UII pada 2 Juni 2026.
Sementara itu, penyematan PIN Emas dilakukan langsung oleh Ketua DPP Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia, Dr. Ari Yusuf Amir, S.H., M.H., yang dikenal sebagai pengacara senior sekaligus konsultan hukum terkemuka di Indonesia.
Bagi Rizky, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas capaian akademik, melainkan amanah untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu karya akademik yang mengantarkannya meraih predikat lulusan terbaik adalah tesis berjudul “Evaluasi Kebijakan Otonomi Daerah Nomor 54 Tahun 2016 terhadap Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama Islam melalui Model CIPP di Kabupaten Sarolangun, Jambi.”
Penelitian tersebut mengkaji implementasi kebijakan pembiasaan membaca Al-Qur’an selama lima belas menit sebelum pembelajaran dimulai di sekolah-sekolah Kabupaten Sarolangun.
Menggunakan pendekatan evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP), penelitian itu memberikan gambaran mengenai efektivitas pelaksanaan kebijakan sekaligus menawarkan rekomendasi bagi peningkatan mutu pendidikan agama Islam di daerah.
Tesis tersebut telah dipertahankan dalam sidang munaqasyah pada 7 Mei 2026 dan memperoleh nilai A, menegaskan kualitas akademik penelitian yang dihasilkannya.
Prestasi Rizky pun mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, khususnya Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Ucapan selamat dan apresiasi datang silih berganti dari para pimpinan daerah sebagai bentuk kebanggaan atas capaian salah satu putra terbaik Sarolangun.
Bupati Sarolangun, H. Hurmin, menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan kebanggaan dalam dunia akademik. Menurutnya, keberhasilan Rizky membuktikan bahwa putra-putri daerah mampu bersaing di tingkat nasional apabila memiliki kemauan kuat untuk belajar dan terus mengembangkan diri.
“Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sarolangun agar tidak pernah berhenti menuntut ilmu dan terus berkontribusi bagi daerah,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Sarolangun menyebut Rizky Firnanda sebagai salah satu putra terbaik Kabupaten Sarolangun yang berhasil membawa nama daerah melalui jalur prestasi akademik.
Sementara itu, Muhammad Arief, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun memberikan apresiasi terhadap tema penelitian yang diangkat Rizky.
Menurutnya, tesis yang mengkaji kebijakan pendidikan daerah menunjukkan kepedulian seorang intelektual muda terhadap pembangunan Kabupaten Sarolangun melalui pendekatan ilmiah yang berbasis penelitian.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun, H. Arsyad, yang menilai hasil penelitian tersebut dapat menjadi masukan yang konstruktif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sarolangun.
Tak luput juga apresiasi pun datang dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Syamsul Riduan. ST , yang juga merupakan salah satu mentor bagi Rizky Firnanda. Menyatakan kebanggaannya dan mendoakan agar bisa menjadi orang yg berguna dan bermanfaat seluas luasnya dgn ilmu yg dimiliki
Tidak hanya dari pemerintah daerah, dukungan dan ucapan selamat juga datang dari sejumlah tokoh nasional.
Mantan Ketua DPD RI periode 2009–2016, Irman Gusman, S.E., M.B.A., mendoakan agar Rizky terus sukses dalam perjalanan akademik maupun pengabdiannya kepada bangsa.
Anggota DPR RI sekaligus mantan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, turut menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia berharap Rizky dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral sehingga dapat terus memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dan pembangunan daerah.
Harapan yang sama juga disampaikan mantan Penjabat Bupati Sarolangun periode 2023–2024 yang kini menjabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Bachril Bakri.
Menurutnya, Rizky Firnanda harus melanjutkan ke jenjang doktoral, agar bisa berkontribusi pada daerah suatu saat nanti, karena daerah membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang memiliki kualitas akademik tinggi serta mampu melahirkan gagasan-gagasan berbasis riset.
Sementara itu, tokoh muda nasional Arief Rosyid Hasan, mantan Ketua Umum PB HMI periode 2013–2015, berharap ilmu dan hasil penelitian yang telah dilakukan Rizky dapat terus memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Keberhasilan yang diraih tahun ini sekaligus melengkapi perjalanan akademik Rizky di Universitas Islam Indonesia. Sebelumnya, pada 26 Mei 2024, ia juga menerima PIN Emas sebagai Lulusan Berprestasi Akademik Terbaik Program Sarjana setelah menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 5 bulan dengan IPK 3,99.
Kala itu, prosesi wisuda dipimpin oleh Rektor UII Prof. Dr. Fathul Wahid, sedangkan penyematan PIN Emas dilakukan oleh Dr. Baskara Agung Wibawa, S.E., M.M., Vice President Pertamina Corporate University yang mewakili DPP Ikatan Alumni UII.
Momen tersebut didampingi langsung oleh ayahanda Rizky, Ali Sadikin, bersama kakak kandungnya, Yunipan Pirnando.
Dua kali menerima PIN Emas dari Universitas Islam Indonesia pada dua jenjang pendidikan yang berbeda merupakan capaian yang tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat Sarolangun, dan Provinsi Jambi.
Dari sebuah desa di Kabupaten Sarolangun, langkah kecil itu kini menjelma menjadi perjalanan akademik yang menginspirasi. Sebab pada akhirnya, prestasi bukan hanya tentang penghargaan yang diterima di atas panggung wisuda, tetapi juga tentang bagaimana ilmu pengetahuan terus dihidupkan untuk memberi manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.(*)
Editor: Admin
