APH Jangan Tunggu Korban, Dugaan Kejahatan Jalanan di Poros Bima Bikin Warga Resah

Lubuklinggau, Beritabicara.com – Warga yang melintas di kawasan Jalan Poros Bima, Kecamatan Linggau Selatan I, mulai dibuat resah setelah beredar informasi dugaan modus kejahatan jalanan yang menyasar pengendara, Rabu (13/5/2026).

Informasi tersebut ramai dibagikan di grup percakapan warga dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap potensi tindak kriminal di jalur yang dikenal cukup sepi pada malam hari itu.

Dalam pesan yang beredar, seorang warga mengaku telah dua kali mengalami kejadian mencurigakan saat melintas di kawasan tersebut.

Baca juga: 

Warga Sumsel Heboh, Putra Muratara ini Tantang Gubernur Sumsel Debat Soal Jalan Rusak

Enam Bulan Mandek, Warga Demo Kejari Lubuklinggau Desak Kasus Mafia Tanah Eks HGU 2.937 Hektar Diusut

H Devi Suhartoni Perkuat Koordinasi Keselamatan Transportasi di Muratara

Modus yang diduga digunakan pelaku beragam, mulai dari berpura-pura meminta tumpangan, pura-pura kendaraan mogok, hingga mengaku memiliki arah tujuan yang sama dengan calon korban.

Kondisi ini membuat masyarakat khawatir akan munculnya aksi kriminal yang lebih besar, termasuk dugaan pembegalan apabila tidak segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum (APH).

“Mohon seluruh keluarga lebih waspada ketika melalui Jalan Poros Bima Kecamatan Linggau Selatan I. Sudah dua kali mengalami kejadian mencurigakan dan sangat meresahkan,” tulis pesan yang beredar di grup warga.

Salah seorang warga, Rendiasyah, yang mengaku sering melintas di kawasan tersebut meminta pihak RT setempat segera meneruskan laporan kepada pihak kepolisian agar patroli keamanan dapat ditingkatkan, terutama pada jam rawan dan di titik-titik minim penerangan.

Jalan Bima yang saat ini menjadi sorotan warga soal keamanannya.(Beritabicara/Romadhon)

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menghindari perjalanan seorang diri, mencari rombongan saat melintas, serta tidak mudah berhenti menolong orang asing di lokasi yang sepi.

“Kami berharap APH segera turun tangan sebelum muncul korban akibat aksi kriminal jalanan di kawasan itu. Jangan hanya tutup mata, masa harus ada laporan dulu baru bertindak,” tegasnya.(*)

Reporter: Romadhon

Berita Lainnya

Berita Terbaru