Sarolangun, Beritabicara.com – Akibat dampak banjir yang terjadi di tujuh desa dalam wilayah Marga Batin Pengambang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Sabtu (27/1/2024) pagi, Puluhan hektar sawah terendam.
Bukan itu saja, bahkan padi sawah yang telah di panen oleh petani pun ikut hanyut terbawa arus banjir. “Ya, ada sawah siap panen 10 hektar lebih terendam banjir, dan padi yang sudah di panen 242 kaleng lebih juga hanyut terbawa arus banjir,” kata Kepala Desa Sungai Keradak, Zulhairi, Minggu (28/1/2024).
Ia mengatakan, selain hal tersebut ada berbagai fasilitas lain juga banyak terdampak oleh banjir tersebut. Seperti ratusan rumah terendam, ada juga rumah singgah yang hanyut.
Sementara itu, terkait kejadian tersebut. Kepala dinas tanaman pangan holtikultura dan pertanian (DTPHP) Kabupaten Sarolangun, Dedy Hendry mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui kejadian tersebut.
“Ya, kemarin sudah ada kades batin Pengambang dan kades sungai Keradak yang memberi kabar,” katanya.
Namun, ia belum menyampaikan rencana tindak lanjut apa yang harus dilakukan terhadap para petani yang mendapat musibah tersebut. Ia hanya mengingatkan perlunya menjada lingkungan.
“Dari kejadian ini, adapelajaran yang kita dapatkan, lingkungan perlu kita jaga,” ujar Dedy Hendry.
Sebagai informasi. Hujan deras yang terus terjadi di wilayah tujuh Desa Marga Batin Pengambang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, sejak pagi ini Sabtu (27/1/2024) mengakibatkan sungai batang asai wilayah hulu kembali meluap.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritabicara.com, sejak pukul 9.00wib pagi tadi. Banjir bandang pun kembali melanda wilayah tersebut hingga hampir mencapai dua meter.
Dalam video yang beredar, rumah yang berada disekitar pinggiran sungai dan jembatan penghubung antar Desa Tambak Ratu ke Desa Batin Pengambang pun sudah terendam, hingga setinggi dada orang dewasa.
Sementara itu berdasarkan keterangan yang didapatkan dari Olido Cion warga setempat, melalui sambungan video call, ia mengatakan selain rumah warga, banjir saat ini juga merendam sejumlah sawah milik warga yang sudah mendekati masa panen.
“Saat ini memang banjir sudah mulai surut, tapi hujan masih terus terjadi. Kami ingatkan untuk warga di wilayah hilir agar tetap waspada,” katanya.
Editor: Admin

