Sarolangun, Beritabicara.com – Ketua komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan menggelar reses tahap I Anggota DPRD Provinsi Jambi fraksi PDI Perjuangan dapil Sarolangun – Merangin dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat daerah itu, Rabu (4/12/2024).
Reses kali ini, ia diundang oleh pemuda Karang Taruna Kabupaten Sarolangun, yang bertempat di sekretarian Karang Taruna setempat.
“Ya, alhamdulillah hari ini saya diundang reses oleh adik-adik Karang Taruna. Dan tadi setelah reses banyak aspirasi yang disampaikan,” kata Samsul Riduan ketika dikonfirmasi Beritabicara.com setelah acara tersebut.
Ia mengatakan, dari berbagai aspirasi tersebut, sebagian memang bukan kewenangan pihak Provinsi, tapi kewenangan Kabupaten dan kewenangan Provinsi tadi bicara masalah sekolah, masalah pendidikan, masalah pembinaan generasi muda.
“InsyaAllah yang menjadi fungsi kami akan kami perjuangkan ke DPRD Provinsi sebagai aspirasi dari adik-adik Karang Taruna dan Pemuda Kabupaten Sarolangun pada umumnya,” katanya.
Ia meyebut, kalau pendidikan hari ini, yang jelas setelah kemarin anggaran disahkan sekitar Rp1,3 triliun. Tapi itukan dana gaji dan operasional yang hampir mendekati Rp1 triliun sisanya itu terbagi untuk di distribusikan ke beberapa Kabupaten.
Dengan jumlah SMA, SMK, SLB 287 yang negeri. Dan ditambah swasta 498. Tentu pemerataan pembangunan lah, kalau dalam sisi pendidikan.
“Yang terutama kami di Provinsi melihat fasilitas belajar mengajar, mulai dari labor, kemudian ruang kelas baru, termasuk juga mebler, yang menjadi untuk kenyamanan anak-anak kita belajar mengajar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk tahun 2025 ini nanti di Kabupaten Sarolangun ada banyak sekolah yang sudah ia masukkan ke dalan dana pokok pikiran (pokir) pribadinya.
“Yaitu ada di SMK 4, SMA 1, dan ada beberapa SMA yang mungkin fasilitasnya dibutuhkan seperti pagar, konblok, ruang kelas baru dan itu sudah kita perjuangkan di 2025 ini,” kata pria yang akrab disapa Bung Sem ini.
Berikutnya masalah stunting yang memang menjadi isu nasional, dan di Provinsi sudah menganggarkan ini di dinas kesehatan.
Tentu, treatmentnya berbeda-beda. Kalau untuk di Kabupaten Sarolangun ini nanti insyaallah kedepan pihaknya akan lebih fokus karena memang ia dari dapil Sarolangun, dapil 3.
“Dan kami lihat untuk penanganan stunting ini, dengan anggaran yang sudah ada itu seperti apa di Kabupaten Sarolangun ini, mungkin itu untuk sementara ini,” katanya lagi.
Reporter: Warsun Arbain
Editor: Admin

