Sarolangun, Beritabicara.com – Penjabat (Pj) Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Dedi Hendri memimpin rapat terkait rencana investasi yang akan dilakukan oleh PT Clarina Inti Prakasa (CIP) di gedung eks ceria toserba komplek abadi pasar atas Sarolangun, Selasa (14/1/2025).
Adapun rencana investasi yang akan dilaksanakan PT CIP itu adalah Family Fun Billiard, warung/caferesto dan space jualan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Ya, sengaja hari ini kita rapat bersama pihak PT CIP ini dan juga dihadiri instansi terkait. Soal rencana investasi yang ingin mereka laksanakan,” kata Pj Sekda Sarolangun Dedi Hendri kepada Beritabicara.com.
Ia mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi langkah dan rencana tersebut dengan harapan kegiatan itu mendatangkan manfaat bagi daerah maupun bagi masyarakat sekitar.
“Tentu kita berharap hal yang baik bagi daerah, terutama dari sisi ekonomi masyarakat maupun pendapatan daerah, jangan malah sebaliknya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Pj Sekda membuka diskusi berbagai persoalan yang akan dihadapi, baik dari pihak pemerintah daerah maupun bagi investor itu sendiri.
“Kita tidak mau dengan kegiatan tersebut nanti, malah berdampak buruk bagi kehidupan sosial, dan budaya masyarakat kita sendiri,” katanya.
Selain itu, rencana kegiatan utama yang akan dilaksanakan pihak PT CIP ini yaitu Family Fun Biliard banyak saran dan masukan disampaikan oleh pihak instansi terkait yang hadir saat itu.
Diantaranya oleh Pihak Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Sarolangun melalui Kabid Guldi Afrianto, Pemerintah Kecamatan Sarolangun melalui Camat Bustra Desman, Kabid Perizinan Abdullah Fikri, Lurah Pasar Junaidi, Kadisparpora melalui Sekretaris Zulhitmi dan Kabid olahraga Aby Mas’ud, Dinas Perhubungan melalui Kabid M Amin dan ketua Cabor Biliard (Pobsi) Sarolangun Egoni Sahilin.
Yang pada intinya adalah bagaimana kemudian kegiatan Biliard nanti diantaranya tidak boleh melewati jam operasional yaitu batas jam 12 malam, tidak menjual minuman beralkohol, tidak ada permainan judi, tamu tidak membawa senjata tajam, hingga kewajiban merekrut tenaga kerja lokal serta ada dispensasi khusus bagi atlet biliard Kabupaten Sarolangun.
Sementara itu, dalam persentasenya pihak PT CIP yang diwakili oleh bagian Humas dan HRD nya atas nama Astuti mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan apa yang menjadi tuntutan serta kewajiban mereka sebagai pihak yang berinvestasi.
“Tentu kami berkomitmen bahwa investasi ini harus mendatangkan manfaat sebanyak mungkin bagi daerah maupun masyarakatnya,” kata Astuti.
Ia menyebutkan, bahwa pihaknya bertujuan bahwa investasi yang akan mereka laksanakan menjadi pilihan utama sebagai tempat hiburan yang unggul melalui fasilitas Billiard dan bekerjasama dalam mengembangkan potensi olahraga Billiard.
“Kami juga berkomitmen untuk memfasilitasi dan memberikan pelayanan yang ramah, responsive dan berkualitas kepada setiap pengunjung,” katanya.
“Selanjutnya kami akan menciptakan lingkungan yang sehat, bebas asap rokok dan Billiard tanpa judi,” kata Astuti menambahkan.(*)
Editor: Admin

