Selasa, Maret 17, 2026
spot_img

Polemik Uang Transport ke Panitia Milir Berakit Berakhir Dengan Permintaan Maaf

Jambi, Beritabicara.com – Polemik terkait persoalan uang honor/transport oleh salah satu peserta milir berakit kepada ketua panitia milir berakit Sigit Eko Yuwono melalui postingan media sosial akun facebook Kancil Rimba Sumatera milik Kornelius Sitindaon, berakhir dengan permintaan maaf.

Ketua panitia milir berakit Sigit Eko Yuwono kepada Beritabicara.com, mengatakan silaturahmi terkait hal tersebut dilakukan secara kekeluargaan pada Selasa (10/1/2023) di sebuah warung kopi di seputaran Gentala Arassy Kota Jambi sekira pukul 12.00wib disaksikan oleh beberapa orang aktivis yaitu Andi Tebo, Hery Tiger, Deni Irawan, Ipan Badilaya dan Debi Yudianto.

“Saya sudah memaafkan yang bersangkutan dan tidak akan memperpanjang masalah,” ujar pria yang biasa dipanggil mbah ini.

Mbah menyebut, dari hal tersebut yang penting yang bersangkutan harus posting di media sosial (medsos) yang isinya.
Setelah dia menemui dan mendapatkan penjelasan langsung dari mbah tentang persoalan yang dipermasalahkannya dia dapat memahami dan menerimanya.

“Dia mengaku khilaf dan akan menghapus semua postingan yang menuduh mbah tidak profesional dan tidak akan mengulangi perbuatannya,” kata Sigit Eko Yuwono.

Baca juga:

Peserta Protes Honor, ini Jawaban Ketua Panitia Milir Berakit

Ketua MPW Pemuda Pancasila Jambi Siapkan Sanksi Kader Ceroboh di Medsos

Pantauan Beritabicara.com di media sosial Kornelius Sitindaon pasca pertemuan tersebut, memang postingannya telah di hapus dan juga telah membuat postingan baru dengan tulisan Silaturahmi dengan mbah Sigit, sudah clear koq semua dengan kesalahpahaman yang kemarin.

Sebagai informasi, sebelumnya polemik persoalan honor atau uang transport peserta milir berakit muncul setelah pelaksanaannya selesai, dan bahkan informasi ini sudah beredar melalui postingan di berbagai media sosial seperti facebook dan group whattshap.

Salah satunya dari Kornelius Sitindaon, yang memposting melalui akun media sosial facebooknya bernama Kancil Rimba Sumatera. Yang semua huruf dalam postingannya menggunakan hurup besar atau huruf kapital, dengan bahasa daerah Jambi.

“GILO NIAN KETUA PANPEL EKSPEDISI MILIR BERAKIT I MBAH SIGIT DARI YAYASAN SAHABAT SUNGAI BATANGHARI, MAKAN DUIT TUH BOLEH CUMA JGN RAKUS NIAN KAGEK BOPONG. PERIUK DAPUR, ANAK ISTRI, DAN NYAWA YG DIPERTARUHKAN TUH, JGN HAK ORG JG DI MAKAN. KALAU BERITA NEH BAGUS DI MEDIA ITU CUMA BUALAN SAJA, ASLINYA TIDAK SEPERTI ITU”.

Demikian tulisan dalam postingan tersebut yang diposting bersamaan dengan uang berjumlah Rp400 ribu pecahan Rp100 ribu sebanyak empat lembar dan amplop putih dengan kode R8 disudut kanan atas amplop.

Kornelius Sitindaon mengaku sebagai peserta dari Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana MPW Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Jambi.

Reporter: Warsun Arbain

Editor: Admin

 

Berita Lainnya

Berita Terbaru