Muratara, Beritabicara.com – Melalui program nasional bersama pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melaksanakan panen raya padi bersama 14 Provinsi seluruh Indonesia bersama Presiden RI H. Prabowo Subianto, Senin (07/03/2025).
Pelaksanaan panen raya padi tersebut langsung dilaksanakan oleh Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni, didampingi oleh Dandim 0406/MLM, Kapolres Muratara, Kepala OPD Muratara, Camat, Kades dan petani. Yang berlangsung di Desa Bukit Langkap, sekitar pukul 11.00 wib.
Baca Juga:
DPRD Muratara Gelar Rapat Paripurna Mendengar Pidato Perdana Bupati Periode 2025-2030
DPRD Muratara Agendakan Sidang Pengumuman Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Periode 2021-2025
Pemuda Remban Sebut Kapolres Muratara Tidak Transparan Soal Kasus Ijazah Palsu Kepala Desa Remban
Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni, mengatakan panen raya menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Namun, di balik kebahagiaan panen, terdapat kesedihan karena sudah adanya lahan padi telah beralih menjadi lahan perkebunan sawit. Hal ini turut mempengaruhi kelancaran irigasi yang menjadi salah satu permasalahan utama.
“Insya Allah, kita akan berusaha untuk memperbaiki permasalahan yang ada, terutama terkait dengan irigasi yang sangat penting untuk pertanian kita. Kita harus menyadari bahwa nenek moyang kita sudah mengajarkan cara bertani yang baik, dan kita harus kembali ke akar tersebut,” kata H. Devi Suhartoni dalam arahannya.
Bupati juga menambahkan bahwa bulan April merupakan waktu yang baik untuk menanam padi, dan pihaknya akan mendorong petani untuk melakukan penanaman pada waktu tersebut.
“Saat ini harga pangan akan terus naik. Jika perlu kita kembali membuka lahan, guna meningkatkan ketahanan pangan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya ketahanan pangan yang harus berdiri di kaki sendiri.
“Kita harus memastikan bahwa masyarakat kita tidak bergantung pada luar daerah dalam hal pangan, dan kita harus mampu mengelola potensi yang ada dengan baik,” katanya.
Diakhir penyampainya, Devi menambahkan melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan daerah akan semakin kuat dan mampu bertahan menghadapi tantangan masa depan.(*)
Reporter: Rian
