Rabu, Desember 10, 2025
spot_img

Unik dan Menarik!!! Kepala Desa di Sarolangun ini Akan Kasih Hadiah Bagi Warganya yang Datang ke TPS untuk Mencoblos

Sarolangun, Beritabicara.com – Untuk meningkatkan partisipasi pemilih serta dalam upaya membuat daya tarik bagi masyarakatnya untuk menyalurkan hak suara datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Bupati dan wakil Bupati serta Gubernur dan wakil Gubernur yang akan dilaksanakan 27 November 2024 ini banyak cara dilakukan berbagai pihak.

Hal ini tentu unik dan menarik. Diantaranya dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Batu Ampar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Sri Damayanti.

Ia mengadakan Doorprize atau hadiah, yang akan diberikan kepada warganya jika datang dan menyalurkan hak suaranya ke TPS yang ada di Desa tersebut.

Hal ini pun sudah ia umumkan di akun media sosial facebook pribadinya. “Pemdes Batu Ampar menyediakan Doorprize untuk warga yang datang Ke TPS😊# Besok Tgl 27 November 2024 , Kita Memilih Gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil Bupati.# Yoook Ke TPS Gunakan Hak pilih Anda. jangan lupa Bawak KTP dan Undangan” demikian ia tuliskan dalam postingan akun pribadinya.

Sri Damayanti kepada Beritabicara.com, Selasa (26/11/2024) mengatakan bahwa trik ini ia lakukan sebagai upaya meningkatkan jumlah atau partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS untuk menyalurkan hak suara.

“Ya, ini upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat datang ke TPS terutama emak-emak,” katanya.

Ia menjelaskan, karena memang selama ini di daerah itu partisipasi rendah dan masyarakat tidak begitu peduli, dan partisipasi setiap pemilihan itu tidak ada peningkatan.

“Selama ini kan kalau hari elok (bagus) banyak lah milih motong parah (bekerja) atau ke kebon kalau tidak ada daya tariknya. Jadi, persentase yang milih tidak meningkat,” kata Sri Damayanti.

“Doorprize atau hadiah yang kita sediakan itu banyak peralatan rumah tangga, seperti botol air minum, baskom, mangkok dan ada juga indomie,” katanya lagi.

Selebihnya ia bermaksud, bahwa biar pihak KPU tau kalau peran kades sangat penting, bukan penyelengara saja yang bertanggungjawab soal partisipasi pemilih tersebut.(*)

Editor: Admin

Berita Lainnya

Berita Terbaru