Soal Tragedi Bus ALS Terbakar, Bupati Muratara Pastikan Korban Dirawat Maksimal

Muratara, Beritabicara.com – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Devi Suhartoni, memastikan seluruh korban kecelakaan tragis antara Bus ALS dan truk tangki minyak yang terjadi pada 6 Mei 2026 mendapat penanganan serius dan maksimal dari pemerintah daerah.

Saat ini terdapat tiga korban yang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit dengan kondisi luka bakar cukup parah.

Di antara korban tersebut terdapat pasangan suami istri yang mengalami luka bakar serius akibat insiden nahas tersebut.

Baca juga: 

Bupati Muratara Devi Suhartoni Dorong Tata Kelola Keuangan Desa Transparan dan Akuntabel

Disdik Muratara Rangkul Insan Pers, Jadi Contoh Sinergi Publikasi Bagi OPD Lain

Jalinsum Berlubang Picu Laka Maut Bus ALS Dan Truk Tangki BBM, 16 Orang Meninggal di Karang Jaya

“Pemerintah Muratara akan merawat korban dengan sebaik-baiknya. Kami juga terus berkomunikasi dengan pihak keluarga yang sedang dalam perjalanan menuju Muratara dari Pati, Jawa Tengah,” ujar Bupati Devi Suhartoni.

Menurutnya, pihak keluarga tentu sangat khawatir terhadap kondisi korban. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memberikan pendampingan penuh, termasuk menyediakan tempat tinggal sementara serta kebutuhan makan dan minum bagi keluarga korban selama menunggu proses perawatan di RSUD Rupit.

“Saya sempat berbincang dengan keluarga korban yang datang dari Singkut, Sarolangun, Jambi, sambil menunggu anak korban datang dari Pati,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Muratara, Sekda, dan Kepala Dinas Kesehatan juga berada di Palembang untuk mengurus korban meninggal dunia yang saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel.

Pemerintah Kabupaten Muratara juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang telah datang langsung melayat ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel di Palembang.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan salam santun dan hormat untuk semua pihak yang turut membantu serta mendoakan para korban,” kata Devi Suhartoni lagi.(*)

Reporter: Romadhon

Berita Lainnya

Berita Terbaru