Sarolangun, Beritabicara.com – Wakapolres Sarolangun, Polda Jambi, Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., mengatakan hingga saat ini pihaknya masih kekurangan personel dan Polsek dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat daerah itu.
“Saat ini kita akui bahwa Polres Sarolangun masih dalam kategori kekurangan personel dan kekurangan Polsek dalam upaya untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan rilis akhir tahun capaian Polres Sarolangun selama tahun 2025, Selasa (30/12/2025) di aula Mapolres setempat.
Terkait kondisi saat ini, Wakapolres menyebutkan bahwa total keseluruhan anggota Polres Sarolangun termasuk Polsek yang ada saat ini yaitu baru sekitar lebih kurang 480-an orang.
Baca juga:
Polres Sarolangun: Tidak Ada Razia Gabungan Bukan Berarti Adanya Pembiaran
Ratusan Kasus Kejahatan dan Narkoba Berhasil di Ungkap Polres Sarolangun Sepanjang Tahun 2025
Lubang Tambang Tanpa Reklamasi di Lokasi Bekas Tambang Batu Bara Milik PT KBB Sarolangun
“Tentu hal ini sangat belum mencukupi untuk memaksimalkan atau meningkatkan pelayanan terbaik untuk masyarakat, terutama persoalan Kamtibmas dan berbagai persoalan lainnya,” ujarnya.
Selanjutnya terkait markas polisi sektor (Mapolsek), ia menjelaskan bahwa masih ada tiga wilayah kecamatan yang belum ada Polseknya dan masih digabungkan dari total 11 Kecamatan yang ada di daerah itu.
Yaitu, Kecamatan Pelawan masih gabung Polsek Pelawan-Singkut, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG) masih gabung Polsek Limun dan Kecamatan Mandiangin Timur masih gabung Polsek Mandiangin.
“Saat ini untuk diperbantukan terkait tidak adanya Polsek di wilayah-wilayah tersebut. Terutama wilayah yang jauh dari pusat kecamatan kita bangun Pospol, salah satunya di Pelawan dan Bukit Bulan Kecamatan Limun,” kata Wakapolres.
“Berbagai upaya sudah pernah kita lakukan, dengan menyampaikan usulan ke Polda. Tinggal menunggu keputusan Mabes Polri lagi, semoga segera terwujud,” katanya lagi.(*)
Reporter: Warsun Arbain
Editor: Admin

